SENAM LANSIA DAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI

Authors

  • Velery Britney Sabandar Universitas Klabat
  • Frendy Fernando Pitoy Fakultas Keperawatan, Universitas Klabat

DOI:

https://doi.org/10.37771/kjn.v8i1.1467

Keywords:

Hypertension, Older Adults, Senam Lansia, Blood Pressure

Abstract

Hypertension is a condition commonly experienced by older adults. This disease can be both a cause and a consequence of heart-related problems. One non-pharmacological approach to help control blood pressure is through complementary therapy, such as elderly exercise programs. This study aimed to examine the effect of elderly exercise on blood pressure among hypertensive older adults.This research employed a quantitative approach using a quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest format. The sample was selected through purposive sampling, involving 12 participants. The intervention consisted of elderly exercise sessions conducted four times over a two-week period, with each session lasting 30 minutes.The results showed that the mean systolic blood pressure before the intervention was in the stage 1 hypertension category (mean = 146.4 mmHg; SD = 26.08), while the mean diastolic blood pressure was categorized as pre-hypertension (mean = 82.1 mmHg; SD = 13.6). After the intervention, the mean systolic blood pressure decreased to the pre-hypertension category (mean = 133.5 mmHg; SD = 23.06), and the mean diastolic blood pressure also decreased (mean = 80.0 mmHg; SD = 10.27).Statistical analysis revealed a significant difference in systolic blood pressure before and after the intervention (p = 0.022; mean difference = 12.92; SD = 16.74). However, no significant change was found in diastolic blood pressure (p = 0.398; mean difference = 2.17; SD = 8.53).In conclusion, elderly exercise is effective in reducing systolic blood pressure in older adults with hypertension but does not have a significant effect on diastolic blood pressure. Therefore, it is recommended that older adults engage in elderly exercise at least twice a week for 30 minutes to help maintain optimal blood pressure levels.

Hipertensi adalah suatu penyakit yang sering dialami oleh para lansia. Penyakit ini dapat diakibatkan ataupun mengakibatkan oleh permasalahan jantung. Salah satu upaya non-farmakologis yang dapat dilakukan untuk membantu mengendalikan tekanan darah adalah melalui terapi komplementer berupa senam lansia. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh senam lansia terhadap perubahan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen tipe one-group pretest-posttest. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 12 orang. Intervensi berupa senam lansia dilakukan sebanyak empat kali dalam periode dua minggu, dengan durasi setiap sesi selama 30 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tekanan darah sistolik sebelum intervensi berada pada kategori hipertensi derajat 1 (mean = 146,4 mmHg; SD = 26,08), sedangkan tekanan darah diastolik berada pada kategori pra-hipertensi (mean = 82,1 mmHg; SD = 13,6). Setelah intervensi, rata-rata tekanan darah sistolik menurun ke kategori pra-hipertensi (mean = 133,5 mmHg; SD = 23,06), begitu pula tekanan darah diastolik (mean = 80,0 mmHg; SD = 10,27). Uji statistik menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna pada tekanan darah sistolik sebelum dan sesudah intervensi (p = 0,022; mean difference = 12,92; SD = 16,74). Namun, pada tekanan darah diastolik tidak ditemukan perubahan yang signifikan (p = 0,398; mean difference = 2,17; SD = 8,53). Disimpulkan bahwa senam lansia efektif dalam menurunkan tekanan darah sistolik pada lansia dengan hipertensi, namun tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap tekanan darah diastolik. Oleh karena itu, lansia disarankan untuk rutin mengikuti senam lansia minimal dua kali dalam seminggu dengan durasi sekitar 30 menit guna membantu menjaga kestabilan tekanan darah.

References

Anwari, M., Vidyawati, R., Salamah, R., Refani, M., Winingsih, N., Yoga, D., Inna, R., Susanto, T., Keperawatan, F., Jember, U., & Kalimantan, J. (2018). Pengaruh senam anti hipertensi lansia terhadap penurunan tekanan darah lansia di desa Kemuningsari Lor Kecamatan Panti Kabupaten Jember. The Indonesian Journal Of Health Science, 160–264.

Bahri, A. S., & Wati, A. S. (2024). Efektivitas senam yoga dan senam lansia terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di posyandu lansia kelurahan Wironanggan. Jurnal Cakrawala Keperawatan, 01(01), 71–81. https://doi.org/10.35872/jck.v1i01.656

Bakris, G. L., & Sorrentino, M. (2015). Hypertension: a companion to Braunwald’s heart disease (3rd ed.). Elsevier.

Carey, R. M., Jones, D. W., & Izzo Jr, J. L. (2015). Hypertension: a companion to braunwald’s heart disease (2nd ed.). elsevier.

Dinkes Provinsi Jawa Tengah. (2017). Profil kesehatan provinsi Jawa Tengah.

Elvira, M., Sinthania, D., Dewi, D. S., Yessi, H., & Arif, M. (2024). Pencegahan dan pengendalian hipertensi melalui penguatan peran kader dan senam hipertensi. GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 8–14. https://doi.org/10.36082/gemakes.v4i1.1405

Hasibuan, R., Tumanggor, S. R., Zulfa, A. I., Putri, A. R., Aminah, S., & Anggraini, Y. (2024). Pengaruh senam prolanis terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(1), 121–129.

Joint National Committee-VII. (2003). JNC 7 express: Prevention, Detection, Evaluation, and Treatment of High Blood Pressure. U.S. DEPARTMENT OF HEALTH AND HUMAN SERVICES.

Juliastanti, E., Maliga, I., & Rafi’ah. (2021). Pengaruh senam lansia terhadap tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas unit 1 Kecamatan Sumbawa. Jurnal Kesehatan Dan Sains, 2021(2), 27–34.

Kemenkes. (2022). Bahaya tekanan darah rendah. Kemenkes RI. (2019). Hasil Utama Riskesdas.

Kristiani, R. B., Dewi, A. A., & Husada, A. (2018). Pengaruh senam lansia terhadap tekanan darah pada hipertensi di posyandu lansia Puntodewo wilayah penanggungan RW 05 Surabaya. Adi Husada Nursing Journal, 4(2).

Kumanan, T., Sreeharan, N., & Guruparan, M. (2018). Hypertension: “the silent killer.” Kumaran Book House.

Lo, A. C. Y., Li, J. T. S., Chau, J. P. C., Wong, S. Y. S., Hui, D. S. C., & Lee, V. W. Y. (2021). Impact of interprofessional service-learning on the effectiveness of knowledge transfer of antimicrobial resistance to Hong Kong elders: a quasi-experiment. Antimicrobial Resistance and Infection Control, 10(1), 1–10. https://doi.org/10.1186/s13756-021-01011-9

Noviati, E., Herawati, T., & Sunarni, N. (2021). Pengaruh senam terhadap penurunan tekanan darah pada lansia yang mengalami hipertensi di dusun Cintasari kecamatan Parigi kabupaten Pangandaran. Jurnal Stikes Muhammadiyah Ciamis: Jurnal Kesehatan, 8(2), 14–25.

Nugraheni, W. T., Ulfah, M., Kirana, S. A. C., Hesty, H., Kusuma, M. D. S., Landi, M., Mutyah, D., Maimaznah, M., & Netismar, N. (2024). Buku ajar keperawatan gerontik (1st ed.). PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Octavian, Y., Setyanda, G., Sulastri, D., & Lestari, Y. (2015). Hubungan merokok dengan kejadian hipertensi pada laki-laki usia 35-65 tahun di kota Padang. Jurnal Kesehatan Andalas, 4(2), 434–440. http://jurnal.

Octavianie, G., Nina, Pakpahan, J., Maspupah, T., & Debora, T. (2022). Promosi kesehatan hipertensi pada usia produktif sampai lansia di wilayah desa lulut RT 04 RW 02 Kec. Klapanunggal Kab. Bogor. Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas, 01(02), 32–38.

Priyatno, D. (2011). Buku Saku Analisis Statistik Data SPSS. Media Pressindo.

Puspita, T. (2024). Terapi nonfarmakologis revolusi gaya hidup sehat: solusi alami mengontrol hipertensi dan meningkatkan kesehatan jantung (1st ed.). Penerbit NEM.

Putra, A. A., Adhi, I. G. A. M., Nafitasari, L., Suhartiningsih, Nurhayati, & Utami, S. M. (2024). Pengaruh terapi senam hipertensi terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi di wilayah kerja puskesmas Banyumulek. Prima Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan, 10(1), 81–86.

Ramadhani, R., & Bina, S. N. (2021). Statistika penelitian pendidikan: analisis perhitungan matematis dan aplikasi SPSS. KENCANA.

Riskesdas. (2019). LAPORAN PROVINSI SULAWESI UTARA RISKESDAS 2018. 2019.

Safarina, L., Fuji, N., & Pragholapati, A. (2022). Senam lansia terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Jurnal Keperawatan Silampari, 5(2), 1284–1291. https://doi.org/10.31539/jks.v5i2.3458

Santoso, S. (2010). Statistik multivariat: konsep dan aplikasi dengan SPSS. PT Elex Media Komputindo. Saputra, M. K. F. S., Solichatin, Mardiyah, S., Sari, D. H. A., Sinthania, D., Widyyati, M. L. I., Solikhah, M.

M. S., & Ardiani, N. D. (2023). Keperawatan keluarga. CV. Pradina Pustaka Grup.

Sari, E., Dwi, P., Sari, I. M., & Prajayanti, E. D. (2021). Penurunan tekanan darah melalui senam bugar lansia pada lansia dengan hipertensi. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kesehatan, 12(1), 41–47.

Sari, S. M., & Aisah, S. (2022). Terapi rendam kaki air hangat pada penderita hipertensi. Ners Muda, 3(2). https://doi.org/10.26714/nm.v3i2.8262

Sovia, Dewi, M., Memah, H. P., Damayantie, N., Ners, Y., Octavia, D., Kolompoy, J. A., Yuliyana, R., Abbasiah, Yan, L. S., Dewi, winasari, Djaafar, N. S., Nadirawati, Arna, Y. D., Lombogia, M., Indrawati, L., & Syrabaini. (2023). Bunga rampai keperawatan keluarga (1st ed.). PT. PENA PERSADA KERTA UTAMA.

Sumartini, N. P., Zulkifli, & Adhitya, M. A. P. (2019). Pengaruh senam hipertensi lansia terhadap tekanan darah lansia dengan hipertensi di wilayah kerja puskesmas Cakranegara kelurahan Turida tahun 2019. Jurnal Keperawatan Terpadu, 1(2), 47–55. http://jkt.poltekkes-mataram.ac.id/index.php/home/index

Sunardi, Y. (2012). Sehat Itu Pilihan Gaya Hidup Sehat Tanpa Repot (1st ed.). Yogyakarta Andi.

Tri Susanti, E., Siswanto, Nurhayati, & Octavian Egytama, M. (2023). Senam lansia terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi. 9(2), 31–43. https://doi.org/10.56186/jkkb.119

World Health Organization. (2019). Hypertension.

World Health Organization. (2023). Hypertension. Https://Www.Who.Int/News-Room/Fact- Sheets/Detail/Hypertension.

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Sabandar, V. B., & Pitoy, F. F. . (2026). SENAM LANSIA DAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI . Klabat Journal of Nursing, 8(1), 13–19. https://doi.org/10.37771/kjn.v8i1.1467

Most read articles by the same author(s)