Evaluasi Pengetahuan Pra-Lansia dan Lansia tentang Hipertensi di GMAHK Parongpong
DOI:
https://doi.org/10.37771/nj.v10i1.1526Keywords:
elderly, health education, hypertension, knowledge, leaflet, pre-elderlyAbstract
Hypertension is one of the major health problems contributing to high morbidity and mortality, with prevalence increasing with age. This study aimed to analyze changes in hypertension knowledge among pre-elderly and elderly individuals after receiving health education using leaflet media. This research uses a pre-experimental design in the form of a one-group pre-test and post-test design. The sample consisted of 30 respondents aged 45 years and over, selected using a total sampling technique at GMAHK Parongpong. Data were collected using a hypertension knowledge questionnaire administered before and after the educational intervention. The results showed an increase in knowledge level after the intervention, as indicated by a shift in the distribution of knowledge categories from predominantly moderate in the pre-test to predominantly good in the post-test. The test results showed a statistically significant difference between pre-test and post-test scores (t = -5.913; p < 0.001). These findings indicate that health education using leaflet media was associated with an immediate increase in respondents’ knowledge after the intervention. However, the findings should be interpreted with caution due to the immediate post-test measurement, the absence of a control group, and the limited sample scope. Future studies are recommended to include a control group, a larger sample, and follow-up measurements to assess long-term knowledge retention.
Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang berkontribusi terhadap tingginya morbiditas dan mortalitas, dengan prevalensi yang cenderung meningkat seiring bertambahnya usia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan pengetahuan tentang hipertensi pada pra-lansia dan lansia setelah diberikan edukasi kesehatan menggunakan media leaflet. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen (pre-experimental design) berupa one-group pre-test and post-test design. Sampel penelitian berjumlah 30 responden berusia 45 tahun ke atas yang dipilih dengan teknik total sampling di GMAHK Parongpong. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan hipertensi sebelum dan sesudah intervensi edukasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan setelah edukasi, yang ditandai dengan pergeseran distribusi kategori pengetahuan dari dominan cukup pada pre-test menjadi dominan baik pada post-test. Hasil uji menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna antara skor pre-test dan post-test (t = -5,913; p < 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan menggunakan leaflet berhubungan dengan peningkatan pengetahuan responden segera setelah intervensi diberikan. Namun, hasil penelitian perlu ditafsirkan secara hati-hati karena pengukuran post-test dilakukan segera setelah edukasi, tidak adanya kelompok kontrol, serta keterbatasan cakupan sampel. Penelitian selanjutnya disarankan melibatkan kelompok kontrol, sampel yang lebih besar, dan pengukuran follow-up (tindak lanjut) untuk menilai retensi pengetahuan dalam jangka panjang.











_(1)2.png)



