Pengaruh Pemberian Deep Breathing dan Terapi Herbal Jahe Merah terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Dismenorea Primer pada Remaja Puteri

Authors

  • Diana Maulidia ITSK RS dr. Soepraoen
  • Nila Widya Keswara
  • Widia Shofa Ilmiah

DOI:

https://doi.org/10.37771/nj.v10i1.1514

Keywords:

dismenorea primer, deep breathing, jahe merah

Abstract

Primary dysmenorrhea is a common gynecological problem in adolescent girls that can interfere with activity and quality of life, caused by increased prostaglandins that trigger excessive uterine contractions. This study aimed to determine the effect of deep breathing techniques and red ginger herbal therapy on reducing the intensity of primary dysmenorrhea pain in adolescent girls at SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi. The study used a quantitative method with a quasi-experimental design using a nonequivalent control group design. The sample consisted of 42 respondents divided into two groups, namely the intervention group receiving a combination of deep breathing and red ginger, and the control group receiving only deep breathing. Pain intensity was measured using the Numerical Rating Scale (NRS) before and after the intervention. Data analysis was performed using Paired t-test and Independent t-test. The results showed that the mean reduction in pain intensity in the intervention group was 5.32, while in the control group it was 2.00, with a p-value = 0.000 (p < 0.05), indicating a significant difference between the two groups. The combination of deep breathing techniques and red ginger herbal therapy was proven to be more effective in reducing primary dysmenorrhea pain intensity compared to deep breathing alone, and can be used as a safe and easily applicable non-pharmacological alternative therapy for adolescent girls.

Dismenorea primer adalah masalah ginekologi umum pada remaja putri yang dapat mengganggu aktivitas dan kualitas hidup, disebabkan oleh peningkatan prostaglandin yang memicu kontraksi uterus berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian teknik deep breathing dan terapi herbal jahe merah terhadap penurunan intensitas nyeri dismenorea primer pada remaja putri di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi. Desain penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan quasi eksperimen nonequivalent control group design. Sampel penelitian berjumlah 42 responden yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok intervensi yang diberikan kombinasi deep breathing dan jahe merah serta kelompok kontrol yang hanya diberikan deep breathing. Pengukuran intensitas nyeri dilakukan menggunakan skala NRS sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan menggunakan Paired t-test dan Independent t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata penurunan intensitas nyeri pada kelompok intervensi sebesar 5,32, sedangkan pada kelompok kontrol sebesar 2,00, dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05) yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Kombinasi teknik deep breathing dan terapi herbal jahe merah terbukti lebih efektif dalam menurunkan intensitas nyeri dismenorea primer dibandingkan dengan teknik deep breathing saja, sehingga dapat dijadikan sebagai alternatif terapi nonfarmakologis yang aman dan mudah diterapkan pada remaja putri.

Downloads

Published

2026-04-29

How to Cite

Maulidia, D., Nila Widya Keswara, & Widia Shofa Ilmiah. (2026). Pengaruh Pemberian Deep Breathing dan Terapi Herbal Jahe Merah terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Dismenorea Primer pada Remaja Puteri. Nutrix Journal, 10(1), 183–192. https://doi.org/10.37771/nj.v10i1.1514