Hubungan Stimulasi Orang Tua dengan Perkembangan Bahasa Anak Usia 1 Tahun di Desa Pinilih Kecamatan Dimembe

Authors

  • Kezia Syalom Christania Sendow
  • Nova Gerungan Universitas Klabat

DOI:

https://doi.org/10.37771/nj.v10i1.1438

Keywords:

Perkembangan Bahasa, Stimulasi Orang tua.

Abstract

To support language development in one year old children, stimulation from parents both visual and verbal is essential. This study aimed to determine the relationship between parental stimulation and language development in one-year-old children in Pinilih Village, Dimembe District. The research employed a quantitative method with a descriptive correlational approach. Sampling was conducted using the convenience sampling technique with a total of 60 respondents. The results showed that 54 parents (90.0%) provided good stimulation, and 59 children (98.3%) had age-appropriate language development. The Spearman correlation test revealed a p-value of 0.01 and r = 0.426, indicating a significant relationship between parental stimulation and language development among one-year-old children in Pinilih Village. The correlation strength was categorized as moderate with a positive direction, meaning that higher levels of parental stimulation were associated with better language development in children. Future researchers are recommended to include additional factors that may influence children’s language development, such as child and maternal characteristics, genetic factors, social environment, parental education, limited language exposure, and lack of parental support in providing stimulation.

Untuk membantu perkembangan bahasa anak usia 1 tahun, maka dibutuhkan stimulasi dari orang tua yaitu stimulasi visual dan stimulasi verbal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stimulasi orang tua terhadap perkembangan bahasa anak usia 1 tahun di desa Pinilih kecamatan Dimembe. Metode penelitian yang dilakukan adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif korelasi, teknik pengambilan sampel yaitu Convenience Sampling dengan jumlah responden 60 orang. Hasil penelitian menunjukkan 54 orang tua (90,0%) memberikan stimulasi yang baik. Sementara itu, sebanyak 59 anak (98,3%) memiliki perkembangan bahasa yang sesuai dengan usianya. Hasil uji korelasi menggunakan spearman correlation diperoleh nilai p value = 0,01 dan r = 0,426. Hasil ini menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara stimulasi orang tua terhadap perkembangan bahasa anak usia 1 tahun di Desa Pinilih Kecamatan Dimembe. Kekuatan hubungan berada pada kategori sedang dengan arah korelasi positif, yang berarti semakin baik stimulasi yang diberikan oleh orang tua, maka semakin baik pula perkembangan bahasa anak. Rekomendasi untuk peneliti selanjutnya dapat menambahkan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi perkembangan bahasa anak, seperti faktor karakteristik anak dan karakteristik ibu, faktor genetik, lingkungan sosial, pendidikan orang tua, keterbatasan rangsangan bahasa dan kurangnya dukungan orang tua dalam menstimulasi anak.

Downloads

Published

2026-04-23

How to Cite

Sendow, K. S. C., & Gerungan, N. (2026). Hubungan Stimulasi Orang Tua dengan Perkembangan Bahasa Anak Usia 1 Tahun di Desa Pinilih Kecamatan Dimembe. Nutrix Journal, 10(1), 48–56. https://doi.org/10.37771/nj.v10i1.1438