ANALISIS PERILAKU MENCARI INFORMASI KESEHATAN PADA ANGGOTA GEREJA MASEHI ADVENT HARI KETUJUH JEMAAT JURONG SINGAPURA

Authors

  • Merelyn Palangan Universitas Advent Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37771/kjn.v8i1.1545

Keywords:

Informasi kesehatan, komunitas gereja, literasi digital, perilaku pencarian informasi

Abstract

This study is motivated by the increasing use of digital technology in accessing health information, which has transformed information-seeking patterns from conventional methods to internet-based sources. This shift creates new challenges, particularly in individuals’ ability to evaluate the credibility of online health information. This study aims to analyze health information-seeking behavior among members of the Seventh-day Adventist Church congregation in Jurong, Singapore. This research employed a descriptive quantitative approach using a survey method with a structured questionnaire adopted from the Health Information National Trends Survey (HINTS). A total of 111 respondents participated from a population of 250 church members with diverse backgrounds in age, education, and occupation. The instrument covered digital device usage, sources of health information, trust levels, and the ability to evaluate health information. Data were analyzed using descriptive and inferential statistics. The results show that 89.1% of respondents use the internet as their primary source of health information, with mobile phones as the dominant device (95.5%). Search engines are the most frequently used platform (88.2%). However, 58.2% of respondents reported difficulty in assessing the credibility of online health information. The conclusion of this study indicates that digital technology has a significant influence on health information-seeking behavior; however, this is not yet accompanied by adequate digital health literacy. Inferential analysis suggests an association between respondents’ characteristics and their patterns of seeking and evaluating health information. It is recommended to enhance digital health literacy through community-based education and strengthen the role of nurses in guiding individuals to critically evaluate online health information.

 Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan teknologi digital dalam mengakses informasi kesehatan yang telah mengubah pola pencarian informasi dari metode konvensional menjadi berbasis internet. Perubahan ini menimbulkan tantangan baru, khususnya dalam kemampuan individu untuk mengevaluasi kredibilitas informasi kesehatan yang diperoleh secara online. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku pencarian informasi kesehatan pada anggota Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Jemaat Jurong di Singapura. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei berbasis kuesioner terstruktur yang diadopsi dari Health Information National Trends Survey (HINTS). Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 111 orang dari total populasi 250 anggota jemaat dengan latar belakang usia, pendidikan, dan pekerjaan yang beragam. Instrumen penelitian mencakup penggunaan perangkat digital, sumber informasi kesehatan, tingkat kepercayaan, serta kemampuan mengevaluasi informasi kesehatan. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial, Hasil penelitian menunjukkan bahwa 89,1% responden menggunakan internet sebagai sumber utama informasi kesehatan, dengan 95,5% menggunakan telepon genggam sebagai perangkat utama. Mesin pencari menjadi platform paling dominan (88,2%). Namun, sebanyak 58,2% responden masih mengalami kesulitan dalam menilai kredibilitas informasi kesehatan online. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa teknologi digital memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku pencarian informasi kesehatan, namun belum diimbangi dengan kemampuan literasi kesehatan digital yang memadai. Analisis inferensial mengindikasikan karakteristik responden dengan pola pencarian dan evaluasi informasi kesehatan. Saran yang dapat diberikan adalah perlunya peningkatan edukasi literasi kesehatan digital melalui pendekatan komunitas gereja, serta peran aktif tenaga keperawatan dalam membimbing jemaat agar lebih kritis dalam menilai informasi kesehatan yang diperoleh secara online.

References

Akbar, R., Sukmawati, U. S., & Katsirin, K. (2024). Analisis Data Penelitian Kuantitatif. Jurnal Pelita Nusantara, 1(3), 430–448. https://doi.org/10.59996/jurnalpelitanusantara.v1i3.350

Abdul Fattah Nasution, (2023). Metode Penelitian Kualitatif.

Andi Muhammad Multazam, (2024). KESEHATAN MASYARAKAT.

Blake, K. D., Moser, R. P., D’Angelo, H., Gaysynsky, A., & Vanderpool, R. C. (2025). The evolution of NCI’s Health Information National Trends Survey: methods, data, and future directions. In Journal of the National Cancer Institute (Vol. 117, Number 6, pp. 1110–1116). Oxford University Press. https://doi.org/10.1093/jnci/djae317

Chotimah Noor, S., Nurvita, S., & Natalia Dewi, V. (2023). Penggunaan Metode Evaluasi Sistem Informasi Kesehatan di Indonesia: Literature Review. 3(2).

Ghesa, P., Wahyu, G., Setiawan, I., & Saputri, R. I. (2023). Perilaku pencarian informasi Kesehatan melalui internet di masyarakat. https://doi.org/10.24198/pjdrs.v6i2.40474

Hazhar TV, Setiawan AS, Suryanti N. Persepsi dokter gigi mengenai penggunaan teledentistry dalam praktik selama masa pandemi Covid-19, Padj J Dent Res Stud. 2023; 7(1): 89-98. DOI: 10.24198/pjdrs.v7i1.35814 Copyright: ©️ 2023 oleh penulis. diserahkan ke Padjadjaran Journal of Dental Researchers and Students untuk open akses publikasi dibawah syarat dan ketentuan dari Creative Commons Attri- bution (CC BY) license https:// creativecommons.org/licenses/by/ 4.0./

Hisan, U. K. (2022b). Studi Perilaku Pencarian Informasi Kesehatan oleh Generasi Z Terkait Vaksinasi Covid-

19. Media Informasi, 31(1), 44–54. https://doi.org/10.22146/mi.v31i1.4521

Maya, A., Anjeli, R., Dwi, N., Budiono, P., Inayah, Z., & Mindiharto, S. 2026). Literasi Kesehatan Digital Dan Perilaku Kesehatan Reproduksi Remaja: Analisis Dari Perspektif Kesehatan Masyarakat Digital Health Literacy And Adolescent Reproductive Health Behaviors: A Public Health Perspective. Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community. https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/gojhes/index

Nurhayati, Euis Sri; Tantowi, Lisy; Rosalini, Raisa Hashina; and Nisa, Hairun (2025) "Perilaku Pencarian Informasi Kesehatan tentang Stunting di Kalangan Masyarakat Pedesaan Tradisional," Jurnal Ilmu Informasi, Perpustakaan dan Kearsipan: Vol. 27: No. 2, Article 6. DOI: 10.7454/JIPK.v27i2.1152 Available at: https://scholarhub.ui.ac.id/jipk/vol27/iss2/6

Noor Chotimah, S., Nurvita, S., & Natalia Dewi, V. (2023). Penggunaan Metode Evaluasi Sistem Informasi Kesehatan di Indonesia: Literature Review. 3(2).

Nugroho, A. T. (2022). Perubahan Pola Perilaku Pencarian Informasi Kesehatan Selama Pandemic Covid-19. Media Informasi, 31(1), 103–114. https://doi.org/10.22146/mi.v31i1.4660

Purba N H, Puspita I D, Mutiara Sherly, Harindra. (2022) Pengetahuan Remaja Dalam Penggunaan Internet Tentang Informasi Kesehatan Reproduksi Di SMAN 4 Batam: Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda, Vol.8, No. 2, September 2022, pp. 66-75 https://scholarhub.ui.ac.id/cgi/viewcontent.cgi?article=1152&context=jipk

Putu Gede Subhaktiyasa. (2023). Instrumen Penelitian.

Rahman, A., Arsyad, N., Rusli, R., Saleh Ahmar, A., & Musa, H. (2023). Penulisan Instrumen Penelitian Ilmiah Guru-guru SMP di Kabupaten Toraja Utara. ARRUS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 2964–1195. https://doi.org/10.35877/454RI.abdiku1745

Ramba A R (2023). Pengaruh Jenis Kelamin Terhadap Perilaku Pencarian Informasi Kesehatan Sebagai Bagian Dari penerimaan Telehealt Di DI Yogyakarta. https://repository.ukdw.ac.id/8663/

Rifa’i, Y. (2023). Analisis Metodologi Penelitian Kulitatif dalam Pengumpulan Data di Penelitian Ilmiah pada Penyusunan Mini Riset. In Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora (Vol. 1, Number 1). https://glorespublication.org/index.php/ekodestinasi

Ruslan, U. N. K. U. R. (2023a). Pengertian, Prinsip-Prinsip, Metode Pengumpulan Dan Analisis Data. Ruslan, U. N. K. U. R. (2023b). Pengumpulan Analisis.

Syafei Abdullah (2023) Literasi Kesehatan Digital dan Hubungannya dengan Perilaku Kesehatan.

Vol. 12 No. 06 023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat. https://journals.uima.ac.id/index.php/jikm/article/view/3232

Sherman Folland. (2024). Healt n care.

Sofiya Azzara Rafles. (2023). Peran Penting Pengolahan Data Dalam Transformasi Bisnis Melalui Analisis.

Jurnal Rimba : Riset Ilmu Manajemen Bisnis Dan Akuntansi, (1), 321–340. https://doi.org/10.61132/rimba.v2i1.572

Subhaktiyasa, P. G. (2024). Menentukan Populasi dan Sampel: Pendekatan Metodologi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(4), 2721–2731. https://doi.org/10.29303/jipp.v9i4.2657

Triana N, Hendriyani (2023). Pengaruh Persepsi Risiko, Pencarian Dan Pemrosesan Informasi Risiko, Serta Perilaku Komunikasi Terhadap Intensi Perilaku. Jurnal Studi Komunikasi Vol 26 No 2 (Juli-Desember 2022) Hal : 139-156. https://jkd.komdigi.go.id/index.php/jskm/article/view/4694

Vera Nurfajriani, W., Ilhami, M. W., Mahendra, A., Sirodj, R. A., Afgani, W., Negeri, U. I., Fatah, R., & Abstract, P. (2024). Triangulasi Data Dalam Analisis Data Kualitatif. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(17), 826–833. https://doi.org/10.5281/zenodo.13929272

Westat. (2023). Health Information National Trends Survey 6 (HINTS 6) HINTS 6 Methodology Report APRIL 28 2023 Executive Order titled “Defending Women From Gender Ideology Extremism and Restoring Biological Truth to the Federal Government.”

Yam, J. H. (2024). Tinjauan Literatur Sebagai Metode Penelitian.

Yaumil, A., & Thaifur, B. R. (2023). Studi Perubahan Perilaku: Literature Review Behavior Change Studies: Literature Review. 7. https://doi.org/10.56338/jks.v7i1.4878

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Palangan, M. (2026). ANALISIS PERILAKU MENCARI INFORMASI KESEHATAN PADA ANGGOTA GEREJA MASEHI ADVENT HARI KETUJUH JEMAAT JURONG SINGAPURA. Klabat Journal of Nursing, 8(1), 168–178. https://doi.org/10.37771/kjn.v8i1.1545