HUBUNGAN SHIFT KERJA DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PERAWAT DI BANGSAL RAWAT INAP RUMAH SAKIT ADVENT BANDAR LAMPUNG

  • Nursehan Br Ginting Rumah Sakit Advent Bandar Lampung
  • Evelin Malinti Universitas Advent Indonesia

Abstract

Introduction: The hospital ia a health service that operates for 1x24 hours and provides inpatient care for 3 shifts. The workload of nurses is quite high so that the level of nurse fatigue is different for each shift. Objective:To determine the relationship between work shifts and work fatigue of nurses in the inpatient ward of the Bandar Lampung Adventist Hospital. Method: The research method is a descriptive correlation with a cross sectional study approach and the sample is taken using a purposive sampling technique. Collecting data using a work fatigue questionnaire given to inpatient nurses and analyzed with the Chi-Square test. Results: From each shift, the highest number of nurses was found, namely 43 nurses who were not tired. The statistical results show that the value of p=0,683 or p>0,05 means that there is no significant relationship between work shifts and fatigue. Recommendation: The next researcher should compare the level of fatigue across various departments and consider several variales such as age, sex, and marital status. Implication: The existence of this research is expected that the level of fatigue of nurses can be known, as well as a reference for management to pay attention to the fatigue level of nurses.


 Keywords: Work fatigue, shift work


Pendahuluan: Rumah sakit merupakan pelayanan kesehatan yang beroperasi selama 1x24 jam dan menyediakan perawatan rawat inap selama 3 shift. Beban kerja perawat cukup tinggi sehingga tingkat kelelahan perawat berbeda-beda setiap shifnya. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara shift kerja dengan kelelahan kerja perawat di bangsal rawat inap Rumah Sakit Advent Bandar Lampung. Metode: Metode penelitian ialah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional study dan pengambilam sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner kelelahan kerja yang diberikan kepada perawat rawat inap dan di analisa dengan Chi-Square test Hasil: Hasil uji Analisa statistik didapati nilai p=0,683 atau p>0,05 berarti tidak ada hubungan yang signifikan antara shift kerja dengan kelelahan. Rekomendasi: Peneliti selanjutnya sebaiknya membandingkan tingkat kelelahan dari berbagai departemen dan perhatikan  modiabel variabel seperti usia, jenis kelamin dan status menikah. Implikasi: Adanya penelitian ini diharapkan tingkat kelelahan perawat dapat diketahui, juga menjadi acuan pihak management tetap memperhatikan tingkat kelelahan perawat.


 Kata Kunci: Kelelahan kerja, shift kerja

Published
2021-04-27
How to Cite
GINTING, Nursehan Br; MALINTI, Evelin. HUBUNGAN SHIFT KERJA DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PERAWAT DI BANGSAL RAWAT INAP RUMAH SAKIT ADVENT BANDAR LAMPUNG. Nutrix Journal, [S.l.], v. 5, n. 1, p. 34-38, apr. 2021. ISSN 2580-6432. Available at: <http://ejournal.unklab.ac.id/index.php/nutrix/article/view/535>. Date accessed: 22 oct. 2021. doi: https://doi.org/10.37771/nj.Vol5.Iss1.535.