DETERMINAN HIPERTENSI PRIMER PADA MASYARAKAT NON-ADVENT

  • I Gede Purnawinadi Fakultas Keperawatan Universitas Klabat
  • Ranti Jesiy Pontoh Fakultas Keperawatan Universitas Klabat

Abstract

Secara global hipertensi merupakan penyebab kematian utama dari total semua kematian. Hipertensi belum diketahui penyebab pastinya, tapi hal yang dapat dilakukan adalah dengan menghindari faktor-faktor pencetus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada masyarakat Non-Advent. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain survei analitik melalui pendekatan cross sectional dan uji statistik yang digunakan Chi-Square. Jumlah sampel yang digunakan untuk mewakili populasi adalah 252 orang dengan menggunakan rumus slovin yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Hasil uji statistik menunjukkan variabel usia (p value = 0,000; OR=7,590), riwayat keluarga (p value = 0,001; OR= 2,401), dan obesitas (p value = 0,000 dan nilai OR= 4,418) memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian hipertensi dimana nilai p value<0,05, sedangkan jenis kelamin (p value = 0,272; OR= 1,371), konsumsi kopi (p value = 0,503; OR= 1,236), merokok (p value = 0,844; OR= 1,109), konsumsi alkohol (p value = 0,986; OR= 1,058) tidak memiliki hubungan yang signifikan. Direkomendasikan untuk masyarakat agar memanfaatkan sebaik-baiknya ketersediaan tenaga atau pelayanan kesehatan, dengan tujuan melakukan pencegahan ataupun dalam hal menanggulangi masalah kesehatan dan untuk peneliti selanjutnya dapat menggunakan rancangan penelitian yang lebih lanjut seperti studi kasus kontrol dan studi kohort.


Kata Kunci: determinan, hipertensi primer, non-advent


Globally hypertension is the leading cause of death of all deaths. Hypertension is not yet known the exact cause, but what can be done is to avoid trigger factors. This study aims to determine the risk factors associated with the incidence of hypertension in the Non-Adventist community. This type of research is quantitative with analytic survey design through cross sectional approach and statistical tests used Chi- Square. The number of samples used to represent the population is 252 people using the Slovin formula selected by purposive sampling technique. The results of statistical tests showed that the variable age (p value = 0.000; OR = 7.590), family history (p value = 0.001; OR = 2.401), and obesity (p value = 0.000 and OR value = 4.418) had a significant relationship with the incidence of hypertension. where the p value <0.05, while gender (p value = 0.272; OR = 1.371), coffee consumption (p value = 0.503; OR = 1.236), smoking (p value = 0.844; OR = 1.109), alcohol consumption (p value = 0.986; OR = 1.058) did not have a significant relationship. It is recommended for the public to make the best use of the availability of health personnel or services, with the aim of doing prevention or in terms of overcoming health problems and for further researchers to use further research designs such as case control studies and cohort studies.


Keywords: determinant, non-adventist, primary hypertension.

Published
2021-04-27
How to Cite
PURNAWINADI, I Gede; PONTOH, Ranti Jesiy. DETERMINAN HIPERTENSI PRIMER PADA MASYARAKAT NON-ADVENT. Nutrix Journal, [S.l.], v. 5, n. 1, p. 39-47, apr. 2021. ISSN 2580-6432. Available at: <http://ejournal.unklab.ac.id/index.php/nutrix/article/view/538>. Date accessed: 22 oct. 2021. doi: https://doi.org/10.37771/nj.Vol5.Iss1.538.