HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KADAR ASAM URAT DI RW 13 KAMPUNG MOKLA, KECAMATAN PARONGPONG

  • Natania Natania UNAI
  • Evelin Malinti UNAI

Abstract

Peningkatan asam urat darah menjadi tanda perubahan fungsi metabolic dan hemodinamik. Faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan produksi asam urat adalah konsumsi makanan yang banyak mengandung purin dan asam urat, obesitas, penggunaan obat, aktivitas fisik dan penyakit tertentu dalam darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan kadar asam urat. Jenis penelitian adalah analisis deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah subjek pada penelitian ini adalah 71 orang dewasa laki-laki dan perempuan dengan rentang usia 25-45 tahun. Sampel dipilih dengan metode convenience sampling. Data meliputi karakteristik responden, aktivitas fisik tujuh hari terakhir, dan kadar asam urat. Aktivitas fisik diperoleh melalui pengisian international physical activity questionnaire (IPAQ). Pemeriksaan kadar asam urat menggunakan alat ukur digital (Autocheck) dan strip asam urat. Data dianalisis menggunakan Chi-Square Test. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan kadar asam urat (p>.05). Kadar asam urat sebagian besar responden termasuk dalam kategori normal dan aktivitas fisik sebagian responden tinggi. Menjaga keseimbangan antara kadar asam urat melalui makanan yang dikonsumsi dengan aktivitas fisik yang dilakukan. Saran yang dapat diberikan kepada peneliti berikutnya ialah penggunaan metode purposive sampling, melakukan perhitungan calon sampel secara menyeluruh, serta mempertimbangkan variabel lain seperti pola makan,  tekanan darah, status gizi, indeks massa tubuh.

References

Asra. (2015). Metode Penelitian Survei. InMedia.
Astari et al. (2018). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kadar Asam Urat Pada Usia Produktif di Desa Nongan, Kabupaten Karangasem. BMJ. Vol 5(2), 134–142.
Balitbangkes. (2018). Laporan Riset Kesehatan Dasar Jawa Barat 2018.
Chen-xu, M., Yokose, C., Rai, S. K., Pillinger, M. H., & Choi, H. K. (2019). Contemporary Prevalence of Gout and Hyperuricemia in the United States and Decadal Trends : The National Health and Nutrition Examination Survey , 2007 – 2016. Arthritis & Rheumatology, 71(6), 991–999. https://doi.org/10.1002/art.40807
Darmawan, P. S., Kaligis, S. H. M., & Assa, Y. A. (2016). Gambaran kadar asam urat darah pada pekerja kantor. Jurnal E-Biomedik, 4(2). https://doi.org/10.35790/ebm.4.2.2016.14615
Dayana, B. (2015). Hubungan Antara Intensitas Aktivitas Fisik dan Kadar Asam Urat Serum Pada Populasi Sindrom Metabolik. Media Medika Muda, 4(3), 218–228.
Fauzi, M, & Widaryati. (2018). HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KADAR ASAM URAT DI PADUKUHAN BEDOG TRIHANGGO GAMPING SLEMAN YOGYAKARTA. http://digilib.unisayogya.ac.id/4373/1/NASPUB_MAHMUD FAUZI_201410201151-min.pdf
Fauzi, Mahmud. (2018). Hubungan Aktifitas Fisik Dengan Kadar Asam Urat Di Padukuhan Bedog Trihanggo Gamping Sleman Yogyakarta. Ilmu Keperawatan.
Healthline.com. (2018). Gout Complications. Online: www.healthline.com/health/gout-complications.
Jaliana. (2018). faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian asam urat pada usia 20-44 tahun di RSUD Batheramas provinsi sulawesi tenggara tahun 2017. Jimkesmas, 3(2), 1–13.
Jamila. (2018). Hubungan Gaya Hidup Dengan Kadar Asam Urat Pada Usia Produktif di Posbindu PTM Desa Sumbertebu Kecamatan Bangsal Kabupaten Mojokerto. Journal of Linguistics, 3(2), 139–157. https://doi.org/10.18041/2382-3240/saber.2010v5n1.2536
Kemenkes RI. (2018). Mengenal Jenis Aktivitas Fisik.
Kusumayanti, G. A. D., Ni, ;, & Dewantari, M. (2017). The Influence of Low Purine Diet and Physical Activity on Changing of Uric Acid Levels in Hyperuricemia. International Journal of Health Sciences, 1(3), 1–9. https://doi.org/10.21744/ijhs.v1i3.45
Leokuna, W. I., & Malinti, E. (2020). Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Kadar Asam Urat pada Orang Dewasa di Oesapa Timur. Nursing Inside Community, 2, 94–99.
Lohr, J. W. (2018). hyperuricemia. MedScape. https://emedicine.medscape.com/article/241767-overview#a4
Nurhamidah, N., & Nofiani, S. (2015). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Asam Urat Pada Pasien Rawat Jalan Di Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi Tahun 2015. Jurnal Kesehatan Perintis, 2(4), 240097.
Purnasari et al. (2019). Faktor-Faktor yang Berhubngan dengan Kadar Asam Urat pada Lansia di Posbindu Sedap Malam Desa Cikarawang. February, 1–9. https://doi.org/.1037//0033-2909.I26.1.78
Pusriningsih, S. S. (2015). Hubungan Asupan Purin, Vitamin C dan Aktivitas Fisik Terhadap Kadar Asam Urat Pada Remaja Laki-Laki. Journal of Nutrition College,
Published
2020-10-31
How to Cite
NATANIA, Natania; MALINTI, Evelin. HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KADAR ASAM URAT DI RW 13 KAMPUNG MOKLA, KECAMATAN PARONGPONG. Klabat Journal of Nursing, [S.l.], v. 2, n. 2, p. 17-24, oct. 2020. ISSN 2685-7154. Available at: <http://ejournal.unklab.ac.id/index.php/kjn/article/view/488>. Date accessed: 26 feb. 2021. doi: https://doi.org/10.37771/kjn.v2i2.488.