PERBANDINGAN MODEL ALTMAN, SPRINGATE, DAN ZMIJEWSKI SEKTOR MANUFAKTUR INDONESIA

  • Gloria Ngangi Pascasarjana Magister Manajemen, Universitas Klabat
  • Fanny Soewignyo Pascasarjana Magister Manajemen, Universitas Klabat

Abstract

This study was conducted to evaluate the level of financial distress or bankruptcy of the manufacturing sector listed on the Indonesia Stock Exchange and to find the most accurate predictive model in predicting financial difficulties and bankruptcy. Researchers used 2015 data to measure the level of bankruptcy and then compared it to net profit (loss) in 2016-2019 to validate the accuracy of predictions. The three prediction models being compared were Altman Z-score, Springate, and Zmijewski. The results showed that the highest level of accuracy was the Altman Z-score model, the second was Springate, and the third was Zmijewski. The Altman model in this study showed that the most appropriate predictions were for the third year (2018) and fourth year (2019) with the highest level of accuracy (76.88%) compared to the second and first year. It is recommended for investors, creditors, and management of manufacturing sector companies to use the Altman Z-score prediction model in evaluating the probability of company bankruptcy in the third or fourth year from the prediction year.


Keywords: Altman Z-score, comparative analysis, manufacturing sector, Springate model, Zmijewski model


Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi tingkat kesulitan keuangan atau kebangkrutan sektor manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan untuk menemukan model prediksi yang paling akurat dalam memprediksi kesulitan keuangan dan kebangkrutan. Peneliti menggunakan data tahun 2015 untuk mengukur tingkat kebangkrutan kemudian dibandingkan dengan laba (rugi) bersih pada tahun 2016-2019 untuk validasi keakuratan prediksi. Tiga model prediksi yang dibandingkan adalah Altman Z-score, Springate, dan Zmijewski. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keakuratan tertinggi diperoleh dengan menggunakan model Altman Z-score, kedua adalah Springate, dan ketiga Zmijewski. Model Altman pada penelitian ini menunjukkan bahwa prediksi yang paling tepat dilakukan adalah untuk tahun ketiga (2018) dan keempat (2019) dengan tingkat keakuratan tertinggi (76.88%) dibandingkan dengan tahun kedua dan pertama. Disarankan bagi investor, kreditor, maupun manajemen perusahaan sektor manufaktur untuk dapat menggunakan model prediksi Altman Z-score dalam mengevaluasi kemungkinan kebangkrutan perusahaan di tahun ketiga atau keempat dari tahun prediksi.


Kata kunci: analisis komparatif, model Altman Z-score, model Springate, model zmijewski, sektor manufaktur

References

Adnan, M. A., & Taufiq, M, I. (2001). Analisis ketepatan prediksi metode altman terhadap terjadinya likuiditas pada lembaga perbankan di Indonesia. Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia, 5(2), 181-203.

Afriyeni. (2012). Model prediksi financial distress perusahaan. Polibisnis, 4(2),1-10.

Akhigbe, A., Martin, A. D., & Mauer, L. J. (2014). Influence of financial distress on foreign exchange exposure. American Journal of Business, 29(3), 223-236.

Altman, E, I. (1968). Financial ratios, discriminant analysis and the prediction of corporate bankruptcy. The Journal of Finance. 23(4),589-609.

Altman, E, I. (1983). Corporate financial distress: A complete guide to predicting, avoiding, and dealing with bankcruptcy. John Willey & Sons.

Altman, E. I., Hotchkiss, E., & Wang, W. (2019). Corporate financial distress, restricting, and bankruptcy : analyze leveraged finance, distressed debt, and bankcruptcy.Wiley. &Son.

Almilia, L. S., & Kristijadi, E. (2003). Analisis rasio keuangan untuk memprediksi kondisi financial distress perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek jakarta. Jurnal Akuntansi & Auditing Indonesia, 7(2), 183-210.

BKPM. (2018). Industri Manufaktur di Indonesia Sebagai Basis Produksi di ASEAN. https://www.investindonesia.go.id/id/artikel-investasi/detail/perkembangan-industri-manufaktur-di-indonesia.

Brimantyo, H., Topowijono., & Husaini, A.S. (2012). Penerapan analisis altman z-score sebagai salah satu alat untuk mengetahui potensi kebangkrutan perusahaan pada perusahaan telekomunikasi yang listing di BEI periode tahun 2009-2011. Jurnal Administrasi Bisnis, 1(1), 1-11.

CNBC (2019), Perlambatan ekonomi Indonesia. https://www.cnbcindonesia.com/news/20190805121953-4-89864/cuma-tumbuh-505-ini-biang-kerok-perlambatan-ekonomi-ri.

Damayanti., Nurhayati., & Susanti Prasetyaningtyas (2019). Analisis Perbandingan model prediksi kebangkrutan altman z-score dan zmijewski di BEI Periode 2011-2015. E-journal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi, 6(1), 171-174.

Djohanputro, B. (2008). Manajemen resiko korporat terintegrasi: memastikan keamanan dan kelanggengan perusahaan. PPM.

Gunathilaka, C. (2014). Financial distress prediction: a comparative study of solvency test and z-score models with reference to sri lanka. The IUP Journal of Financial Risk Management, 9(3), 39-51.

Hanafi, M., & Mamduh. (2010). Manajemen keuangan. BPFE.

Hery. (2015). Analisis laporan keuangan. Gaya Media.

Hery. (2016). Analisis laporan keuangan. Grasindo. 3
Kementrian Perindustrian Republik Indonesia. (2019, November). Pemerintah serius tingkatkan investasi sektor manufaktur. https://kemenperin.go.id/artikel/21254/Pemerintah-Serius-Tingkatkan-Investasi-Sektor-Manufaktur.
Kompas (2017). Pasca krisis keuangan global, gejolak makin besar. https://ekonomi.kompas.com/read/2017/08/24/161159726/pasca-krisis-keuangan-global-gejolak-makin-besar.

Mastuti, F., Saifi, M., & Azizah, D. (2013) Altman z-score sebagai salah satu metode dalam menganalisis estimasi kebangkrutan perusahaan, Jurnal Administrasi Bisnis, 6(1), 1-10.

Mohammed, A. A. E., & Kim-soon, N. (2012). Using altman model and current ratio to assess the financial status of companies quoted in the malaysian stock exchange. International Journal of Scientific and Research Publications, 2(7), 1-11.

Munawir. (2010). Analisis laporan keuangan. Liberty edisi keempat.

Paramitha, P., Amboningtyas, D., & Huda, E., N. (2019). Analisis financial distress dengan menggunakan model altman, springate dan zmijewski pada perusahaan retail yang terdaftar di bei tahun 2013-2017. Journal of Managemet, 5(5), 1-10.

Permana, R. K., Ahmar, N., & Djadang, S. (2017). Prediksi financial distress pada perusahaan manufaktur di bursa efek indonesia. Esensi: Jurnal Bisnis Dan Manajemen, 7(2), 149-166.

Platt, H., & Platt, M. B. (2006). Understanding differences between financial distress and bankruptcy. Review of Applied Economics, 2(2), 141-157.

Prihadi, T. (2010). Analisis laporan keuangan. PPM Manajemen.

Ray, S. (2011). Assessing corporate financial distress in automobile industry of India: An application of Altman’s model. Research Journal of Finance and Accounting, 2(3), 155-168.

Rudianto. (2013). Akuntansi manajemen informasi untuk pengambilan keputusan strategis. Erlangga.

Rustiana, & Jayanti, Q. (2015). Analisis tingkat akurasi model-model prediksi kebangkrutan untuk mempredisi voluntary auditor switching pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2018-2011, Modus, 27(2), 87-108.

Salim, M, N., & Sudiono. (2017). An analysis of bankruptcy likehood on coal mining listed firms in the Indonesian stock exchange: an altman, springate and zmijewski approaches. Eurasian Journal of Economics and Finance, 5(3), 99-108.

Sarjono, H. (2006). Analisis laporan keuangan sebagai alat prediksi kemungkinan kebangkrutan dengan model diskriminan altman pada sepuluh perusahaan properti di Bursa Efek Jakarta. Business Management Journal, 2(1), 13-20.

Springate, G. L. V. (1978). Predicting the possibility of failure in a canadian firm. Unpublish MBA Research Project, Simon Fraser University.

Sudrajat, M, A., & Wijayanti, E. (2019). Analisis prediksi kebangkrutan financial distress dengan perbandingan model altman, springate, zmijewski dan grover. Jurnal Akuntansi, 3(2). 116-129.

Subramanyam, K. R., & Wild, J.J. (2014). Analisis laporan keuangan. Salemba empat.

Sugiyono. (2012). Memahami penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Agostini, M. (2018). Corporate financial distress: going concern evaluation in both international and US contexts. Springer International Publishing.

Whitaker, R. B. (2000). The early stages of financial distress. Journal of economic and finance, 23(2), 123-133.

Wulandari., Veronita., Emrinaldi., Nur, D., & Julita (2014). Analisis perbandingan model altman, springate, ohlson, fulmer, CA-Score dan zmijewski dalam memprediksi financial distress. Jurnal Fakultas Ekonomi Universitas Riau, 1(2), 1-18.

Zakkiyah, U.Z., Wijono, T., & Endang, M.G., (2014). Analisis penggunaan model zmijewski (X-Score) dan Altman (Z-Score) untuk memprediksi potensi kebangkrutan. Jurnal Administrasi Bisnis, 12(2), 1-10.

Zmijewski, M. E, (1984). Methodological issues related to the estimation of financial distress prediction models. Journal of Accounting Research. Supplement, 22(1),59-82.
Published
2022-09-30
How to Cite
NGANGI, Gloria; SOEWIGNYO, Fanny. PERBANDINGAN MODEL ALTMAN, SPRINGATE, DAN ZMIJEWSKI SEKTOR MANUFAKTUR INDONESIA. Klabat Journal of Management, [S.l.], v. 3, n. 2, p. 56-68, sep. 2022. ISSN 2722-726X. Available at: <http://ejournal.unklab.ac.id/index.php/kjm/article/view/883>. Date accessed: 27 jan. 2023. doi: https://doi.org/10.31154/kjm.v3i2.883.56-68.