PENGARUH PERUBAHAN HARGA KOMODITAS PERTANIAN TERHADAP KESEJAHTERAAN PETANI DI PROPINSI SULAWESI UTARA

  • Fanny Soewignyo Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Klabat
  • Natasya Simatupang PT. Lippo Malls Indonesia

Abstract

This study aims to analyze the effect of price changes of agricultural commodities, which consist of shallots, cayenne peppers and tomatoes on the welfare of farmers in North Sulawesi Province during 2013-2017.  This study uses farmer exchange rate in measuring the welfare of farmers.  The results show that the overall changes in the three crop prices would lead to changes in the farmer exchange rates with the adjusted R2 showing that 93.2 percent variance in farmer exchange rate could be explained by the change in price of crops.  Partially, the change in tomato prices is the only measure that predicts the changes in farmer exchange rate with the significant and positive effect, while changes in the prices of shallot and cayenne pepper do not significantly affect farmer exchange rate. The results suggest that the increase in tomato price contributes to welfare of farmers.  This is not surprising as North Sulawesi yields more tomatoes than shallots and cayenne peppers.  Therefore, it is recommended to farmers with relatad government assistance to increase tomato productivity. To farmers who still have suitable land for shallots and cayenne peppers, it is recommended to plant them to improve the welfare of North Sulawesi farmers.


Keywords: Agricultural commodity, ayenne pepper, farmer exchange rate, farmers’ welfare, horticultural crops, price changes, shallot, tomato


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perubahan harga komoditas pertanian jenis tanaman hortikultura yang terdiri dari bawang merah, cabai rawit dan tomat terhadap kesejahteraan petani di Propinsi Sulawesi Utara tahun 2013-2017. Kesejahteraan petani diukur dengan nilai tukar petani. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan perubahan harga komoditas tanaman hortikultura berpengaruh signifikan terhadap nilai tukar petani dengan nilai koefisien determinasi adjusted R2 menyatakan ada sebesar 93.2 persen variasi pada nilai tukar petani dijelaskan oleh perubahan harga komoditas hortikultura. Namun, jika dianalisa secara parsial, ditemukan hanya perubahan harga komoditas tomat yang berpengaruh signifikan positif terhadap nilai tukar petani sedangkan perubahan harga komoditas bawang merah dan cabai rawit tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai tukar petani.  Hasil ini menyatakan, bahwa kenaikan harga tomat berkontribusi signifikan terhadap kesejahteraan petani.  Hal ini tidak mengherankan, sebab untuk Sulawesi Utara hasil produksi tomat lebih banyak dibandingkan dengan bawang merah ataupun cabai rawit.  Direkomendasikan kepada petani Sulawesi utara dengan bantuan pemerintah terkait untuk meningkatkan produktivitas tanaman tomat untuk dapat meningkatkan kesejahteraan petani.  Kepada petani yang masih memiliki lahan pertanian yang cocok untuk tanaman bawang merah dan cabai rawit direkomendasikan untuk ditanami agar dapat meningkatkan kesejahteraan petani Sulawesi Utara.


Kata kunci: Bawang merah, cabai rawit, hortikultura, kesejahteraan petani, komoditas pertanian, nilai tukar petani, perubahan harga, tomat

References

Agusta, Q. T., Lestari, D. A., & Situmorang, S. (2014). Analisis pendapatan dan tingkat kesejahteraan rumah tangga peternak sapi perah anggota koperasi peternakan Bandung Selatan (KPBS) Pangalengan. Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis, 2(2), 109-117.

Amalia, N., & Nurpita, A. (2017). Analisis dinamika kesejahteraan petani di Propinsi Jawa Timur. Jurnal Akuntansi, Ekonomi dan Manajemen Bisnis, 5(2), 222-227.

Anwarudin, M. J., Sayekti, A. L., Marendra, A., & Hilman, Y. (2015). Dinamika produksi dan volatilitas harga cabai: antisipasi strategi dan kebijakan pengembangan. Pengembangan Inovasi Pertanian, 8(1), 33-42.

Aulia , D., & Ayu, S. F. (2016). Analisis saling hubungan antara nilai tukar petani dan angka harapan hidup di Sumatera Utara. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 10(2), 116-122.

Badan Pusat Statistik. (2017). Berita resmi statistik. Manado: Badan Pusat Statistik.

Badan Pusat Statistik. (2018a). Berita resmi statistik. Manado: Badan Pusat Statistik.

Badan Pusat Statistik. (2018b). Konsep nilai tukar petani. Diakses Oktober 2, 2018, dari Badan Pusat Statistik: https://www.bps.go.id/subject/22/nilai-tukar-petani.html

Fajri, M. R., Marwanti, S., & Rahayu, W. (2016). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi nilai tukar petani sebagai indikator kesejahteraan petani di Kabupaten Sragen. AGRISTA, 4(2), 85-94.

Faridah, N., & Syechalad, M. (2016). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi nilai tukar petani sub sektor tanaman pangan padi di Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa (JIM), 1(1), 169-176.

Gujarati, N. D. (2012). Dasar-dasar ekonometrika. Jakarta: Salemba Empat.

Heriani, N., Zakaria, W. A., & Soelaiman, A. (2013). Analisis keuntungan dan risiko usaha tani tomat di Kecamatan Sumberejo Kabupaten Tanggamus. JIIA, 1(2), 169-173.

Karlina, B. (2017). Pengaruh tingkat inflasi, indeks harga konsumen terhadap PDB di Indonesia pada tahun 2011-2015. Jurnal Ekonomika dan Manajemen, 6(1), 16-27.

Keumala, C. M., & Zainuddin , Z. (2018). Indikator kesejahteraan petani melalui nilai tukar petani (ntp) dan pembiayaan syariah sebagai solusi. Economica: Jurnal Ekonomi Islam, 9(1), 129-149.

Kiswondo, S. (2011). Penggunaan abu sekam dan pupuk Za terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat (Lycopersicum esculentum Mill.). EMBRYO, 8(1), 9-17.

Laila, A. N., Anindita, R., & Koerniawati, T. (2017). Analisis volatilitas harga sayuran di Jawa Timur. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (JEPA), 1(2), 144-154.

Nirmala, A. R., Hanani, N., & Muhaimin, A. W. (2016). Analisis faktor faktor yang mempengaruhi nilai tukar petani tanaman pangan di Kabupaten Jombang. Jurnal Habitat, 27(2), 66-71.

Pertiwi, V. A., Anindita, R., & Dwiastuti, R. (2013). Analisis volatilitas, transmisi harga dan volatilitas spillover bawang merah. Jurnal Habitat, XXIV(3), 205-213.

Rantung, C. (2018, Agustus 2). Nilai tukar petani Sulut pada Juli 2018 turun 0,27 persen. Diakses Agustus 11, 2018, dari Tribun Manado: http://www.tribunmanado.com

Retnasari, E. D. (2015). Pengaruh nilai tukar petani dan pertumbuhan ekonomi terhadap indeks pembangunan manusia di Propinsi Jawa Timur. Jurnal Pendidikan Ekonomi, 3(3), 1-6.

Ruauw, E. (2010). Nilai tukar petani sebagai indikator kesejahteraan petani. Jurnal ASE, 6(2), 1-8.

Santoso, T. (2011). Aplikasi model garch pada data infasi bahan makanan Indonesia periode 2005. Jurnal Organisasi dan Manajemen, 7(1), 38-52.

Sari, D. K., Haryono, D., & Rosanti, N. (2014). Analisis pendapatan dan tingkat kesejahteraan rumah tangga petani jagung di Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan. JIIA, 2(1), 64-70.

Setiawan, A. F., & Hadianto, A. (2014). Fluktuasi harga komoditas pangan dan dampaknya terhadap inflasi di propinsi banten. Jurnal Ekonomi Pertanian, Sumberdaya dan Lingkungan, 2, 81-97.

Simatupang. (1992). Pertumbuhan ekonomi dan nilai tukar barter sektor pertanian. Jurnal Agroekonomi, 1(11), 37-50.

Simatupang, & Maulana. (2008). Kaji ulang konsep dan pengembangan nilai tukar petani 2003-2006. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 1-18.

Sumantri, A. T., Junaidi, E., & Sari, R. M. (2016). Volatilitas harga cabai merah keriting dan bawang merah. Jurnal Agribisnis Terpadu, 9(2), 1-6.

Susanto, A., Kharis, A., & Khotimah, T. (2016). Sistem informasi geografis pemetaan lahan pertanian dan komoditi hasil panen Kabupaten Kudus. Jurnal Informatika, 10(2), 1233-1243.

Walter, N. (1999). Mikro ekonomi Intermediates dan Aplikasinya. Jakarta: Erlangga.

Wasonowati, C. (2011). Meningkatkan pertumbuhan tanaman tomat (lycopersicon esculentum) dengan sistem budidaya hidroponik. Agrovigor, 4(1), 21-28.
Published
2020-02-28
How to Cite
SOEWIGNYO, Fanny; SIMATUPANG, Natasya. PENGARUH PERUBAHAN HARGA KOMODITAS PERTANIAN TERHADAP KESEJAHTERAAN PETANI DI PROPINSI SULAWESI UTARA. Klabat Accounting Review, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 14-26, feb. 2020. ISSN 2721-723X. Available at: <http://ejournal.unklab.ac.id/index.php/kar/article/view/454>. Date accessed: 30 nov. 2020. doi: https://doi.org/10.31154/kar.v1i1.454.14-26.