PENGARUH TATA KELOLA, TINGKAT PENGUNGKAPAN, DAN KUALITAS AUDIT TERHADAP BESARAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI

  • Felix Felix Fakultas Ekonomi Universitas Pelita Harapan
  • Hanna Hanna Fakultas Ekonomi Universitas Pelita Harapan

Abstract

This research is intended to get the empirical evidence related to the effect of corporate governance mechanism, related party disclosures and audit quality through related party transactions.  This research is conducted by using all listed manufacturing company in Indonesian Stock Exchange from 2015 – 2017 with total sample of about 270 firm years. The result shows that the corporate governance has positive and significant effect to related party transactions which is proxied by assets and liabilities related party transactions. While related party transaction disclosures has no significant effect to the related party transactions itself. Whereas, audit quality has negative significant effect to related party transactions which is proxied by assets and liabilities related party transactions.


Keywords: Related party transactions, corporate governance, related party disclosure, audit quality


Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh tata kelola perusahaan, tingkat pengungkapan transaksi pihak berelasi, dan kualitas audit terhadap besaran transaksi pihak berelasi. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan sektor manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2015 – 2017 dengan jumlah sampel sebanyak 270. Hasil penelitian ini menemukan bahwa tata kelola perusahaan berpengaruh signifikan positif terhadap besaran transaksi pihak berelasi yang diproksikan dengan transaksi pihak berelasi terkait aset dan liabilitas. Tingkat pengungkapan transaksi pihak berelasi terbukti tidak berpengaruh signifikan terhadap besaran transaksi pihak berelasi yang diproksikan dengan transaksi pihak berelasi terkait aset dan liabilitas. Sedangkan, kualitas audit terbukti berpengaruh signifikan negatif terhadap besaran transaksi pihak berelasi yang diproksikan dengan transaksi pihak berelasi terkait aset dan liabilitas.


Kata kunci: Besaran transaksi pihak berelasi, corporate governance, tingkat pengungkapan transaksi pihak berelasi, kualitas audit


 


     

References

Agusti, R., & Pertiwi, N. P. (2013). Pengaruh Kompetensi, Independensi dan Profesionalisme terhadap Kualitas Audit (Studi Empiris pada Kantor Akuntan Publik Sumatera). Jurnal Ekonomi 21 (3), 1-13.

Akmyga, S. F., & Mita, A. F. (2015). Pengaruh Struktur Corporate Governance dan Kualitas Audit terhadap Luas Pengungkapan Kompensasi Manajemen Kunci di Laporan Keuangan. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 12 (1), 19-36.

Arifah, D. A. (2012). Pengaruh Mekanisme Corporate Governance terhadap Pengungkapan Intellectual Capital: pada Perusahaan IC Intensive. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 9 (2), 189-211.

Asna, H. A. (2017). Pengaruh Dewan Komisaris Independen, Kepemilikan Manajerial, dan Kepemilikan Institusional terhadap Kinerja Perusahaan pada Perusahaan Manufaktur. Surabaya: Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Perbanas.

Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan. (2012). Peraturan Bapepam-LK Nomor IX.I.5 tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit. Jakarta: Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan.

Bennouri, M., Nekhili, M., & Touron, P. (2015). Does Auditor Reputation “Discourage” Related-Party Transactions? The French Case. Auditing: A Journal of Practice & Theory, 34 (4), 1-32.

Cheung, Y. L., Jing, L., Lu, T., Rau, P. R., & Stouraitis, A. (2008). Tunneling and Propping Up: An Analysis of Related Party Transactions by Chinese Listed Companies.

Dewi, N. A. C. (2014). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Praktik Ekspropriasi di Indonesia (Studi pada Perusahaan Publik yang Terdaftar di BEI). Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB, 3 (1), 1-20.

Djankov, S., La Porta, R., Lopez-de-Silanes, F., & Shleifer, A. (2008). The Law and Economics of Self-dealing. Journal of Financial Economics, 88, 430-465.

Dyanty, V., Utama, S., Rossieta, H., & Veronica, S. (2013). Pengaruh Kepemilikan Pengendali Akhir, Kepemilikan Keluarga serta Praktek Corporate Governance terhadap Transaksi Pihak Berelasi dan Kualitas Laba. Simposium Nasional Akuntansi XVI, 213-247.

Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 25 (Edisi 9). Semarang: Universitas Diponegoro.

Gordon, E. A., Henry, E., & Palia, D. (2004). Related Pary Transactions: Associations with Corporate Governance and Firm Value.

Gujarati, D. N. (2003). Basic Econometrics (Fourth Edition). USA: Tata McGraw Hill.

Hapsoro, D., & Fadhilla, A. F. (2017). Relationship Analysis of Corporate Governance, Corporate Social Responsibility Disclosure and Economic Consequences: Empirical Study of Indonesia Capital Market. The South East Asian Journal of Management, 11 (2), 164-182.

Hendrianto. (2012). Tingkat Kesulitan Keuangan Perusahaan dan Konservatisme Akuntansi di Indonesia. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi, 1 (3). 62-66.

Ikatan Akuntansi Indonesia. (2016). Standar Akuntansi Keuangan. Jakarta: Ikatan Akuntansi Indonesia.

Jensen, M. C., & Meckling, W. H. (1976). Theory of the Firm: Managerial Behavior, Agency Costs and Ownership Structure. Journal of Financial Economics, 3 (4), 305-360.

Kohlbeck, M., & Mayhew, B. W. (2010). Valuation of Firms that Disclose Related Party Transactions. Journal of Accounting and Public Policy, 29, 115-137.

Komite Nasional Kebijakan Governance. (2006). Pedoman Umum Good Corporate Governance Indonesia. Jakarta: Komite Nasional Kebijakan Governance.

Otoritas Jasa Keuangan. (2000). Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor VIII.G.7 tentang Pedoman Penyajian Laporan Keuangan. Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan.

Otoritas Jasa Keuangan. (2014). Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik. Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan.

Ranitasari, R. R. (2017). Pengaruh DPK, LDR, CAR, NPL, dan NIM terhadap Penyaluran Kredit pada Perusahaan Perbankan Swasta Devisa Nasional yang Terdaftar di Bank Indonesia Periode 2011-2015. Surabaya: Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Perbanas.

Ratnawati, V., Abdul-Hamid, M. A., & Popoola, O. M. J. (2016). The Influence of Agency Conflict Types I and II on Earnings Management. International Journal of Economics and Financial Issues, 6 (S4), 126-131.

Rezaee, Z. (2009). Corporate Governance and Ethics. USA: John Wilet and Sons.

Sambora, M. N., Handayani, S. R., & Rahayu, S. M. (2014). Pengaruh Leverage dan Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan. Jurnal Administrasi Bisnis, 8 (1), 1-10.

Sekaran, U., & Bougie, R. (2016). Research Methods for Business: A Skill-Building Approach (Seventh Edition). UK: John Wiley and Sons.

Sudarmadji, A.M, & Sularto, L. (2007). Pengaruh Ukuran Perusahaan, Profitabilitas, Leverage, dan Tipe Kepemilikan Perusahaan terhadap Luas Voluntary Disclosure Laporan Keuangan Tahunan. Proceeding PESAT, 2, 53-61.

Sukandar, P. P. (2014). Pengaruh Ukuran Dewan Direksi dan Dewan Komisaris serta Ukuran Perusahaan terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan. Diponegoro Journal of Accounting, 3 (3), 1-7.

Utama, C. A. (2015). Penentu Transaksi Pihak Berelasi: Tata Kelola, Tingkat Pengungkapan, dan Struktur Kepemilikan. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 12 (1), 37-54.

Utama, C. A., & Utama, S. (2014). Corporate Governance, Size and Disclosure of Related Party Transactions, and Firm Value: Indonesia Evidence. International Journal of Disclosure and Governance, 11 (4), 341-365.

Wahidahwati. (2012). The Influence of Financial Policies on Earnings Management, Moderated by Good Corporate Governance. Ekuitas: Jurnal Ekonomi dan Keuangan, 16 (4),50
Published
2020-02-28
How to Cite
FELIX, Felix; HANNA, Hanna. PENGARUH TATA KELOLA, TINGKAT PENGUNGKAPAN, DAN KUALITAS AUDIT TERHADAP BESARAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI. Klabat Accounting Review, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 1-13, feb. 2020. ISSN 2721-723X. Available at: <http://ejournal.unklab.ac.id/index.php/kar/article/view/453>. Date accessed: 23 oct. 2020. doi: https://doi.org/10.31154/kar.v1i1.453.1-13.